Jakarta, Faktualnews.net // Kejuaraan Extra Vaganza 2026 yang digelar di DKI Jakarta dan diikuti oleh kontingen dari enam wilayah, yakni Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu, resmi ditutup hari ini dengan suasana meriah dan penuh semangat sportivitas.
Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen Muay Thai Jakarta Timur berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum, sebuah pencapaian yang disebut sebagai sejarah baru bagi Muay Thai Jakarta Timur.
Ketua Umum Muay Thai Jakarta Timur periode 2026–2030, Nanang Wahyudi, SH, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh atlet, pelatih, serta pengurus yang telah bekerja keras hingga berhasil membawa Jakarta Timur menjadi juara umum.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras para atlet dan seluruh tim, Muay Thai Jakarta Timur berhasil menjadi juara umum. Ini merupakan yang pertama dalam sejarah,” ujar Nanang saat dikonfirmasi awak media. Minggu 14 Juni 2026.
Lebih lanjut pria asal Sumenep yang kini berdomisili di Jakarta tersebut menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama, disiplin latihan, dan semangat juang seluruh tim selama mengikuti kejuaraan.
Menurutnya, prestasi yang diraih saat ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu mempertahankan prestasi pada kompetisi-kompetisi mendatang.
“Saya berharap pada tahun-tahun yang akan datang Muay Thai Jakarta Timur terus mengukir sejarah. Saya berharap tahun depan Muay Thai Jakarta Timur bisa kembali menjadi juara. Sebagai Ketua Umum, saya sangat bangga dan mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tim yang telah berjuang dan berlatih selama ini,” ungkapnya.
Keberhasilan Muay Thai Jakarta Timur meraih gelar juara umum di Kejuaraan Extra Vaganza 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan atlet yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik. Prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya cabang Muay Thai.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antar-atlet dan pengurus dari seluruh wilayah peserta di DKI Jakarta.
Penulis: Redaksi
Editor: Falcon











